TABLOIDRUMAH.com – Penyejuk udara (Air
Conditioning/AC) sudah menjadi kebutuhan wajib tiap hunian di perkotaan.
AC dianggap bisa membantu menghilangkan hawa panas dan membuat ruang
jadi sejuk sehingga membuat nyaman penghuninya dalam beraktivitas
sehari-hari.
Kini, makin banyak jenis dan tipe AC yang ditawarkan kepada konsumen. Tapi, jangan hanya berpatokan pada produk-produk baru yang dilansir produsen AC. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Memilih AC yang sesuai, dengan menggunakan yang besar PK-nya sesuai luas ruang di mana AC ditempatkan nanti.
“Jangan tergiur AC hemat energi apabila kapasitas pendinginannya lebih rendah daripada kebutuhan. AC tersebut nantinya akan bekerja lebih keras daripada seharusnya,” ungkap M Taufiqul Furqan, AC Product Marketing PT Panasonic Gobel Indonesia.
Di pasaran tersedia AC dengan banyak tingkat PK, mulai dari ½, ¾, 1, 1½, 2, hingga 2½. Untuk memilih mana yang tepat, begini cara menghitungnya.
Sebagai contoh, untuk ruang seluas 12m2, maka perhitungannya BTU-nya: 12 x 500 BTU = 6.000 BTU. Maka AC yang cocok digunakan untuk ruang tersebut sebesar ¾ PK.
Kini, makin banyak jenis dan tipe AC yang ditawarkan kepada konsumen. Tapi, jangan hanya berpatokan pada produk-produk baru yang dilansir produsen AC. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Memilih AC yang sesuai, dengan menggunakan yang besar PK-nya sesuai luas ruang di mana AC ditempatkan nanti.
“Jangan tergiur AC hemat energi apabila kapasitas pendinginannya lebih rendah daripada kebutuhan. AC tersebut nantinya akan bekerja lebih keras daripada seharusnya,” ungkap M Taufiqul Furqan, AC Product Marketing PT Panasonic Gobel Indonesia.
Di pasaran tersedia AC dengan banyak tingkat PK, mulai dari ½, ¾, 1, 1½, 2, hingga 2½. Untuk memilih mana yang tepat, begini cara menghitungnya.
- Ukur luas ruangan yang akan dipasang AC.
- Hitung nilai BTU dengan rumus ini:
BTU = Luas ruang x 500 BTU - Cocokan nilai BTU tersebut dengan data tabel di bawah ini. Jika nilai BTU melebihi dari batas maksimal sebuah ukuran PK, artinya pasang AC dengan PK di atasnya.
|
Acuan Menentukan Besaran PK
|
|
|
Besar PK
|
Batas maksimal BTU
|
|
½
|
5.000
|
|
¾
|
7.000
|
|
1
|
9.000
|
|
1½
|
12.000
|
|
2
|
18.000
|
Sebagai contoh, untuk ruang seluas 12m2, maka perhitungannya BTU-nya: 12 x 500 BTU = 6.000 BTU. Maka AC yang cocok digunakan untuk ruang tersebut sebesar ¾ PK.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar